Diumumkan Ganjar Pranowo, Ini Upah Minimum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023

- Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengumumkan UMP Jateng 2023. (foto:jatengprov)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengumumkan UMP Jateng 2023. (foto:jatengprov)


POJOKSEMARANG.COM - Menjelang akhir tahun 2022, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023 sebesar Rp1.958.169,69. UMP Jateng naik 8,01% atau Rp 145.234,26 dibandingkan UMP Jawa Tengah 2022 sebesar Rp 1.812.935.


Pengumuman tersebut dilakukan Ganjar di Kantornya, Senin (28/11) dalam sebuah konferensi pers dengan kalangan media.

Ganjar menjelaskan Penetapan UMP tahun ini mendasarkan pada Permen Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. “Permenaker 18 Tahun 2022 menyatakan bahwa penetapan UM memperhatikan inlasi dan pertembuhan ekonomi serta nilai alfa,” katanya.

Baca Juga: Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi, PGN Gandeng PetroChina dan HCML


Nilai alfa yang merupakan wujud indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu yaitu 0,10 (nol koma satu nol) sampai dengan 0,30 (nol koma tiga nol). Penentuan nilai αlfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.


“Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik yaitu Badan Pusat Statistik (BPS),” ujarnya.

Baca Juga: PLN UP2D Turut Kawal Keandalan Listrik Muktamar Muhammadiyah


Pada kesempatan itu, Ganjar menuturkan inflasi Jawa Tengah diangka 6,4%. Adapun pertumbuhan ekonomi sebesar 5,37% serta nilai αlfanya angka 0,3. Keputusan ini berlaku mulai 1 Januari 2023.


“Mendasari UM Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023, Kabupaten yang wajib menaikkan sesuai nilai UMP adalah Kabupaten Banjarnegara. Karena nilai UMK 2023 dibawah UMP 2023,” tututnya.


Ganjar juga menjelaskan, UMP ini berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pekerja/buruh dengan kualifikasi tertentu dapat diberikan upah lebih besar dari UMP. “Upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

'Investor Masa Depan' Sambangi Main Hall BEI

Senin, 30 Januari 2023 | 21:30 WIB

Sambut Imlek, JNE Gelar Ragam Program Menarik

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:00 WIB

Mbak Ita Siap Sukseskan HPN 2023

Kamis, 19 Januari 2023 | 21:00 WIB
X