• Sabtu, 10 Desember 2022

NFA Gelar Bazar Pangan Sekaligus Peringati Hari Pahlawan Nasional di Pekalongan

- Kamis, 10 November 2022 | 18:00 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi, saat menghadiri Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Pangan Sedunia di Kota Pekalongan, Kamis, (10/11/2022). Foto : Hariseff
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi, saat menghadiri Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Pangan Sedunia di Kota Pekalongan, Kamis, (10/11/2022). Foto : Hariseff

POJOKSEMARANG.COM - Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memperingati Hari Pahlawan Nasional bersama para petani, peternak, dan nelayan di Kota Pekalongan. Dalam momen tersebut dilaksanakan berbagai kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah melalui pelaksanaan Bazar Pangan Murah, penyerahan bantuan logistik pangan, pemberian penghargaan, serta penyerahan bantuan paket sembako.

Menurut Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, Hari Pahlawan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kedekatan dengan para pahlawan pangan nasional, yaitu para petani, peternak, dan nelayan. "Tanpa kita sadari mereka adalah para pahlawan di bidang pangan. Kontribusi dari para petani, peternak, dan nelayan sangat besar bagi pemenuhan dan ketahanan pangan nasional," ujarnya saat menghadiri Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Pangan Sedunia di Kota Pekalongan, Kamis, (10/11/2022).

Arief mengatakan, NFA tidak akan pernah bisa dilepaskan dari petani, peternak, dan nelayan, karena tiga kelompok tersebut merupakan mitra strategis sekaligus ujung tombak dari ketersediaan pangan nasional. “Untuk itu, misi kita jelas membangun inklusifitas bagi petani, peternak dan nelayan melalui serangkaian kebijakan pangan yang tidak hanya berorientasi pada keterjangkauan harga di hilir tetapi juga kesetimbangan harga dari tingkat produsen. Dengan begitu kita dapat mewujudkan petani, peternak, dan nelayan sejahtera, pedagang untung, dan masyarakat tersenyum,” ujarnya.

Untuk memaknai dan mengapresiasi jasa para pahlawan pangan tersebut, ujar Arief, NFA menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan petani, peternak, dan nelayan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Diantaranya, gelaran Bazar Pangan Murah yang menjual berbagai komoditas pangan produksi lokal dengan harga terjangkau.

Bazar tersebut menyediakan daging ayam ras seharga Rp 27 ribu/kg, cabai merah Rp 20 ribu/kg, bawang putih Rp 20 ribu/kg, bawang merah Rp 27 ribu/kg, beras Rp 9.450/kg, minyak goreng Rp 12.500/liter, dan gula pasir Rp 13 ribu/kg. Selain itu, juga tersedia aneka buah-buahan, sayuran,s erta berbagai produk UMKM berupa inovasi pangan berbahan dasar komoditas lokal.

“Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Acara dibangun dengan semangat kolaborasi melibatkan BUMN Pangan seperti, BULOG dan Holding Pangan ID FOOD, sektor swasta, kelompok tani, UMKM, serta universitas,” ucapnya.

Diharapkan bazar tersebut dapat meningkatkan serapan hasil pertanian petani, peternak, dan nelayan lokal sekaligus menjaga stabilisasi harga komoditas pokok dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Menurut Arief, bazar pangan murah dan operasi pasar menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi pangan yang efektif. Terbukti pada Oktober lalu, seperti dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,87 di bulan September 2022 menjadi 112,75 di bulan Oktober 2022 atau terjadi penurunan 0,11 persen secara bulanan (MoM), dengan kontribusi terbesar dari sektor pangan -0,25 persen.

Faktor penyebab turunnya inflasi pangan, menurut Arief, salah satunya dampak dari gencarnya pelaksanaan operasi pasar atau bazar pangan murah di berbagai daerah. Sampai dengan awal November 2022 ini, NFA bekerja sama dengan dinas urusan pangan daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya telah melaksanakan 125 kali bazar pangan murah di 25 provinsi dan 56 kabupaten/kota.

“Selain untuk membersamai petani, peternak, dan nelayan di Pekalongan, pelaksanaan bazar pangan murah ini sebagai langkah untuk turut menekan angka inflasi di Pekalongan sebagai salah satu barometer inflasi di Jawa Tengah,” utasnya.

Halaman:

Editor: Haris Effendi

Tags

Terkini

Pasar Ngaliyan Terbakar, Sejumlah Kios Pedagang Ludes

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:17 WIB

KIK Kendal Serap 17.650 Tenaga Kerja, Gaji Diatas UMK

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:08 WIB

JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemkab Cianjur

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:00 WIB
X