• Sabtu, 10 Desember 2022

Ormas Diminta Bikin Konten Narasi Positif Nilai Pancasila

- Jumat, 30 September 2022 | 20:59 WIB
Ormas di Jawa Tengah dalam Forum Jateng Gayeng deklarasi penguatan nilai nilai pancasila. (foto:ist)
Ormas di Jawa Tengah dalam Forum Jateng Gayeng deklarasi penguatan nilai nilai pancasila. (foto:ist)

POJOKSEMARANG.COM - Organisasi masyarakat (Ormas) diminta untuk membuat konten-konten dengan narasi positif di media sosial. Konten tersebut guna membumikan nilai-nilai pancasila.

Ormas juga diharapkan menjadi pelopor dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Ormas harus bisa menggerakkan masyarakat dalam mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan itu disampaikan Dosen Undip sekaligus Penggerak Pancasila, Dr. Indriyanto saat menjadi pembicara dalam Seminar Penguatan Ideologi Pancasila bertemakan Pentingnya Penguatan Nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar NKRI untuk Menangkal Ideologi lain yang digelar Forum Jateng Gayeng di Hotel Grasia Semarang, Kamis (28/9).

“Semua ormas dan anggotanya perlu implementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, ormas harus jadi pelopor, siapa lagi kalau tidak dari kita,” ujarnya.
 
 
Selain itu, lanjutnya, ormas juga didorong untuk menyampaikan gagasan tentang nilai-nilai Pancasila. “Gagasan itu ditulis dalam sebuah proposal lalu disampaikan ke pihak terkait,” imbuhnya. “Sekarang dunia pendidikan Pancasila mulai ditinggalkan, maka itu masyarakat harus digerakkan, yang menggerakkan ormas,” tegasnya.
 
Selain itu, ormas dan masyarakat juga diharapkan dapat mengisi media-media sosial dengan narasi yang positif dengan sentuhan kebangsaan  Mengingat media sekarang lebih mengedepankan konten hiburan yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila.

Pradana Agung Nugraha, Kabid Ketahanan Bangsa Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah mengemukakan, saat ini intoleran menjadi pokok permasalahan, karena dengan intoleran akan menyebar ke radikalisme terorisme dan lainnya.

Dikatakan, konten yang bersisi intoleran saat ini mendominasi di media sosial. “Di media sosial kita kalah. Maka itu kita harus lawan dengan cara mengunggah hal hal yang bersifat toleransi, anti radikalisme dan konten konten lain yang bernarasi positif,” tandasnya.

“Kami geraknya agak terbatas, dalam kesempatan ini mohon bantuan kepada masyarakat apabila ada ormas yang dikira atau dipandang tidak berazas Pancasila, segera laporkan,” tuturnya.

Pihaknya mengakui, saat ini masyarakat sedang mengalami penurunan mental atas ideologi bangsa pancasila, sehingga pendidikan karakter dibutuhkan bagi masyarakat.

Ketua Forum Jateng Gayeng Achmad Robani Albar menambahkan, kegiatan seminar ini diikuti berbagai ormas di Jawa Tengah yang peduli terhadap ideologi Pancasila.

Dalam seminar kemarin juga dilakukan deklarasi yang diikuti semua peserta seminar tentang penguatan nilai-nilai pancasila, menjaga kebhinekaan, serta menentang segala tindakan intoleran, radikalisme dan terorisme. (***)

Halaman:

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Ngaliyan Terbakar, Sejumlah Kios Pedagang Ludes

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:17 WIB

KIK Kendal Serap 17.650 Tenaga Kerja, Gaji Diatas UMK

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:08 WIB

JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemkab Cianjur

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:00 WIB
X