• Sabtu, 10 Desember 2022

Ratusan Kades Terseret Korupsi, KPK Galakkan Desa Antikorupsi

- Selasa, 27 September 2022 | 09:44 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin saat kegiatan pencegahan korupsi di pedesaan dalam mprgram desa antikorupsi bersama KPK di Semarang. (foto:jatengprov)
Wagub Jateng Taj Yasin saat kegiatan pencegahan korupsi di pedesaan dalam mprgram desa antikorupsi bersama KPK di Semarang. (foto:jatengprov)

POJOKSEMARANG.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki perhatian yang serius dalam melakukan pencegahan korupsi di tingkat pedesaan. Hal itu ditandai dengan pemberian edukasi terhadap sebanyak 7.809 kepala desa di Jawa Tengah.

Pencegahan korupsi di tingkat pedesaan itu penting mengingat berdasarkan catatan KPK RI, sebanyak 686 kades se-Indonesia terjerembab dalam kasus korupsi dana desa.

Sosialisasi yang dibungkus dalam bentuk Bimtek Desa Antikorupsi dipusatkan di Aula Kantor Inspektorat Provinsi Jateng ini dihadiri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Kegiatan digelar secara hybrid, acara tersebut itu diikuti 7.809 kepala desa/perangkat secara online, dan perwakilan kades dari 29 desa, yang nantinya didapuk sebagai Desa Antikorupsi.

Baca Juga: Legislator PDI Perjuangan Ini Minta Pj Gubernur Dilarang Rangkap Jabatan

Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron mengatakan, edukasi Desa Antikorupsi merupakan tindak lanjut dari permintaan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ia menyebut, Ganjar sangat concern terhadap pemberantasan korupsi.

Dikatakan, berdasarkan data KPK RI dari tahun 2012-2021 kasus korupsi dana desa di Indonesia mencapai 601 kasus. Dari jumlah itu, 686 kades telah terseret. “Pak Gubernur minta agar di setiap desa ada piloting (Desa Antikorupsi), tahun lalu ada satu (Desa Banyubiru-Kabupaten Semarang),” jelas Nurul.

Ia mengatakan, Desa Antikorupsi mengacu pada dua hal. Pertama komitmen pemdes melayani rakyat dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, akuntabel dan transparan.

Direktur Pembinaan Peran Serta KPK Kumbul Kuswidjanto Sudjadi, menambahkan, di Jateng, sebanyak 29 desa didapuk sebagai desa calon percontohan antikorupsi. Setelah menerima bimbingan teknis, mereka akan diukur dan dinilai oleh KPK apakah layak menerima titel sebagai desa antikorupsi.

Halaman:

Editor: Alkomari

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Ngaliyan Terbakar, Sejumlah Kios Pedagang Ludes

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:17 WIB

KIK Kendal Serap 17.650 Tenaga Kerja, Gaji Diatas UMK

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:08 WIB

JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemkab Cianjur

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:00 WIB
X