• Sabtu, 25 Juni 2022

Sebanyak 40 Siswa SMA Muhammadiyah1 Yogyakarta Ikuti WIsuda Tahfidz Akbar

- Senin, 23 Mei 2022 | 13:38 WIB
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta melaksanakan Wisuda tahfidz akbar pada Minggu (22/05). (foto:ist)
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta melaksanakan Wisuda tahfidz akbar pada Minggu (22/05). (foto:ist)

POJOKSEMARANG.COM – Sebanyak 40 siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengikuti acara wisuda tahfidz akbar pada Minggu (22/05). Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta bersama seluruh SD, SMP, SMK dan SMA Muhammadiyah Kota Yogyakarta yang tahun ajaran 2021/2022 telah dinyatakan lulus di setiap jenjang satuan pendidikan.

Wisuda tahfidz akbar ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan pendidikan Alquran di sekolah atau madrasah Muhammadiyah. Mengingat dalam ajaran Islam, tahfidz adalah salah satu pondasi untuk menguasai kompetensi Alquran (al-Islam), yaitu, qiraah tartil, tahsin, tahfidz dan tafhim.

Menurut Drs. H. Akhid Widi Rahmanto selaku Ketua PDM Kota Yogyakarta,  ada lima tujuan dari diselenggarakannya wisuda tahfidz akbar ini diantaranya menghasilkan alumni hafidz dan hafidzah, melaksanakan Syiar Muktamar Muhammadiyah 2022, dan mensukseskan program tahfidz Alquran yang dilaksanakan oleh LP2M PDM.

Baca Juga: Kembali ke Stadion Jatidiri Semarang, PSIS vs PSM Makasar Digelar 28 Mei

Selain itu juga mentradisikan Alquran di sekolah dan memberikan sertifikasi kepada siswa kelas akhir yang dapat digunakannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMA Muhi Drs. H Herynugroho, M.Pd mengaku bersyukur atas pencapaian ini dan berharap kedepan prestasi ini bisa ditingkatkan.

Dikatakan, prestasi ini salah satunya didukung dengan keberadaan pesantren putra As – Sakinah SMA Muhi. Hal ini juga membuktikan bahwa lulusan SMA Muhi tidak hanya memiliki kompetensi akademik tetapi juga memiliki kemampuan dalam bidang Alquran, yaitu tahfidzul Qur’an.

Hal ini yang tentunya perlu terus didorong dan diwujudkan bersama-sama. Pada sesi terakhir diberikan tausyiah oleh Dr. Okrizal Eka Putra, Lc., M.Ag. yang menyampaikan pentingnya internalisasi nilai-nilai Qur’an kepada siswa/siswi. Harapannya dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentengi diri, keluarga, dan masyarakat di era distrupsi yang penuh tantangan. (***)

Halaman:

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X