• Sabtu, 28 Mei 2022

Alasan Kuat Bupati Jepara Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Ratu kalinyamat

- Jumat, 14 Januari 2022 | 09:34 WIB
Bupati Jepara menerima naskah akademiki pengajuan gelar pahlawan nasional Ratu Kalinyamat. (foto:pemprovjateng)
Bupati Jepara menerima naskah akademiki pengajuan gelar pahlawan nasional Ratu Kalinyamat. (foto:pemprovjateng)

POJOKSEMARANG.COM - Bupati Jepara Dian Kristiandi mengamini usulan pengajuan gelar pahlawan nasional terhadap Ratu Kalinyamat. Banyak alasan kuat sehingga Bupati menyetujui surat rekomendasi naskah akademik Ratu Kalinyamat untuk pengusulan gelar pahlawan nasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim pakar yang sudah menyelesaikan tugasnya, juga Yayasan Dharma Bakti Lestari yang sudah melaksanakan sejak awal proses penyusunan naskah akademik Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional,” kata Bupati Jepara seperti dikutip dari laman pemprov jateng.

Dikatakan, tidak hanya pemerintah pusat yang akan memberikan gelar pahlawan nasional, tapi warga masyarat pun juga harus ikut meneladani sosok Ratu Kalinyamat. Mulai dari kehidupan masyarakatnya, keberaniannya, hingga sifat-sifat keibuan yang dimiliki. “Semangat Ratu Kalinyamat ini harus diwariskan kepada anak cucu kita, sebagai pemersatu bangsa,” katanya.

Baca Juga: Benamkan PSS Sleman, Arema Rebut Puncak Klasemen BRI Liga 1

Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat Prof Ratno Lukito menyampaikan, setelah naskah akademik ditandatangani bupati, akan diajukan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi, hingga ke tingkat pusat untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Baca Juga: Nuansa Kebangsaan Warnai Taman MT Haryono Kota Semarang

Disampaikan, penelitian naskah akademik Ratu Kalinyamat tersebut sudah dimulai sejak 2018. Setelah dilakukan kajian akademik, naskah tersebut diberikan judul Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme 1549 – 1579.

Naskah akademik tersebut, lanjutnya, ditulis dengan mendasarkan riset kualitatif yang melibatkan sejarawan, arkeolog, arsiparis juga para akademisi dari Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara dan University of Porto, Portugal. Tim pakar juga berhasil menemukan delapan sumber primer dari Portugal. “Sumber primer inilah, yang memperkuat bukti-bukti ketokohan Ratu Kalinyamat sebagai perintis antikolonialisme pada masanya,” imbuhnya. (***)

Editor: Alkomari

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X