• Sabtu, 28 Mei 2022

Mahasiswa Geografi Unnes Ikut Susun Peta Tambak Garam

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 01:39 WIB
Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Semarang (Unnes) diajak Kementrian Kelautan dan Perikanan menyusun peta tambak garam. (foto:Unnes)
Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Semarang (Unnes) diajak Kementrian Kelautan dan Perikanan menyusun peta tambak garam. (foto:Unnes)

POJOKSEMARANG.COM - Kiprah mahasiswa Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Semarang (Unnes) patut diapresiasi. Pasalnya mereka dipercaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk terlibat dalam penyusunan peta tambak garam.

Dimana penyusunan peta tambak garam ini dilaksanakan secara kolaboratis dengan beberapa direktorat yang ada di kementerian tersebut dengan supervisi langsung dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Hal itu agar peta yang dihasilkan adalah peta standar, yaitu peta yang dapat dibaca oleh siapapun dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan.

Keikutsertaan Jurusan Geografi dalam kegiatan pemetaan tambak garam adalah kegiatan penyusunan peta menggunakan sumber citra produksi LAPAN dan survey lapangan dengan melibatkan para penyuluh pertanian dan petani garam yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara timur.

Baca Juga: Pegadaian Bareng JNE Sepakat Perluas Jangkauan Pasar

Selama beberapa bulan tim dosen dan mahasiswa telah melakukan serangkaian kegiatan untuk menghasilkan peta tematik sebagai implementasi Kebijakan Satu Peta berdasarkan Peraturan Presiden No. 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000 yang diundangkan pada 6 April 2021.

Survey partisipatif yang dilaksanakan di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Pamekasan merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi dari serangkaian kegiatan yang dilaksanakan agar pihak-pihak yang terlibat dan pihak lain yang berkepentingan mendapat manfaat dari kegiatan pemetaan tersebut, khususnya petani garam. 

Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof Dr Muh Aris Marfai dalam kegiatan Survey Partisipatif program pemetaan tambak garam di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur menyampaikan keterlibatan Jurusan Geografi FIS Unnes dalam kegiatan pemetaan tambak garam yang dilaksanakan oleh KKP harus mampu memberi nilai tambah secara akademik, bukan hanya sekedar selesai mengerjakan tugas pemetaan tersebut. Nilai akademik bisa dari sisi mahasiswa, dosen, dan lembaga.

“Keterlibatan Geografi FIS Unnes dalam Program pemetaan sebagai implementasi kebijakan satu peta merupakan salah satu wujud best practice yang akan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan lain," terangnya dikutip dalam laman Unnes.

Dr Tjaturahono BS, Ketua Jurusan Geografi menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KKP. Pak Tjatur menginformasikan kegiatan yang telah dilaksanakan berkaitan dengan program pemetaan tambak garam. ***

Halaman:

Editor: Alkomari

Sumber: Unnes

Tags

Terkini

X