Sebanyak 70 Pemakalah Berbagai Negara Ikuti Jogjakarta Communication Conference 2023

- Jumat, 24 Februari 2023 | 12:57 WIB
Salah satu peserta Jogjakarta Communication Conference 2023 saat melakukan presentasi makalah. (foto:ist)
Salah satu peserta Jogjakarta Communication Conference 2023 saat melakukan presentasi makalah. (foto:ist)

POJOKSEMARANG.COM - Sebanyak 70 pemakalah dari berbagai negara menyampaikan hasil risetnya dalam konferensi akademik bertajuk Jogjakarta Communication Conference (JCC) yang digelar oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah.

Sebagian besar pemakalah mempresentasikan riset seputar komunikasi di era digital dan social media. 

Jogjakarta Communication Conference (JCC) yang digelar Jumat (24/2) merupakan konferensi keempat yang dihelat selama lima tahun penyelenggaraan JCC.

Baca Juga: FEB Universitas Wahid Hasyim Semarang Kini Miliki UKM Kelompok Studi Ekonomi Islam

Konferensi internasional ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara. Para sesi utama, menghadirkan Assoc. Prof. Dr Bahiyah Omar (University Sains Malaysia), Prof. Ju Zou, Ph.D (Nanjing Normal University, China) Dr. Kirti Dang-Longani (Ajeenkya DY Patil University, India) Dr. Heba Ahmed Awad Goda (Arab Open University, Mesir), dengan moderator Frizki Yulianti Nurnisya, Ph.D (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).        

Baca Juga: Campus Tour MA Al-Muhsin Metro Lampung Ramaikan Milad ke-42 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta     

“Konferensi internasional ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi keilmuan dalam menjawab tantangan akademik di era digital,” ujar Wajiran, Ph.D, dekan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan saat membuka konferensi, Jumat (24/2). 

Wajiran mengutarakan kajian yang diketengahkan dalam kajian komunikasi yang terus berkembang dengan cepat menjadi semakin menarik dikaji.

Sementara itu, dalam penyampaian materinya Assoc. Prof. Dr Bahiyah Omar menyampaikan tentang riset sosial media yang berkembang. “Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial menjadi kajian yang menarik saat ini bagi ilmuwan Komunikasi,” ujar Bahiyah.

Dalam kesempatan ini Bahiyah juga menampilkan hasil risetnya tentang TikTok, dan berita bohong (fake news) di media sosial kepada para peserta.

Luaran dari konferensi JCC hasil riset akan dipublikasikan di jurnal dan prosiding. (***) 

 

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kanwil DJP Jateng I Gelar Penyitaan Serentak

Rabu, 17 Mei 2023 | 20:15 WIB
X