Ada Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Apindo Ajak Pengusaha Ikutkan Karyawannya Program BP Jamsostek

- Minggu, 4 Desember 2022 | 11:56 WIB
Pekerja bisa manfaatkan program kehilangan pekerjaan dari BP Jamsostek. (foto:ist)
Pekerja bisa manfaatkan program kehilangan pekerjaan dari BP Jamsostek. (foto:ist)

POJOKSEMARANG.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang mengajak pengusaha untuk mengikutkan karyawannya dalam program BP Jamsostek. Mengingat BP Jamsostek kini juga memiliki program jaminan kehilangan pekerjaan yang dinilai sangat membantu karyawan ditengah sulitnya mencari pekerjaan.

Selain itu program jaminan kematian dan jaminan pensiun juga memberikan rasa aman dalam melaksanakaan pekerjaan bagi karyawan. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang Dedi Mulyadi Ali.

"Apalagi saat ini ditambah program baru berupa jaminan kehilangan pekerjaan untuk pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. Saya rasa program saat ini sudah cukup baik memberikan manfaat apalagi untuk pekerja yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja,” ujarnya

Dedi mengatakan, prosedur pelayanan dan klaim BP jamsostek juga tidak memerlukan waktu lama termasuk penanganan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. “Pengalaman saya walaupun belum ada dari jamsostek, tapi rumah sakit sudah mau langsung menangani. Ini menunjukkan kalau pelayanan jamsostek juga baik,” ungkapnya

Untuk itu ia mendorong perusahaan di Semarang untuk mendaftarkan karyawannya ke BP Jamsostek sesuai dengan perundangan yang berlaku. Pendaftaranpun harus sesuai dengan upah riil yang diterima oleh pekerja. “Jangan sampai yang dilaporkan hanya sebagian. Memang itu enak diawal karena iuran jadi sedikit, tapi nanti bisa jadi masalah hukum kalau ketahuan,” terangnya.

Baca Juga: Kebebasan Pers Jangan Diisi Pelanggaran Yang Memperburuk Citra Wartawan

Ia juga meminta BP Jamsostek untuk lebih sering terjun kelapangan guna memastikan perusahaan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BP Jamsostek sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Karena ia mengakui masih ada beberapa perusahaan yang belum menyadari sepenuhnya manfaat dari program yang dimiliki oleh BP Jamsostek.
“Harus lebih sering terjun kelapangan untuk pengawasan, serta sosialisasi. Kan ada minsalnya program beasiswa untuk anak buruh yang berprestasi, tapi banyak yang ga tau,” kata dedi

Selain itu buruh atau pekerja juga bisa aktif untuk mengecek apakah kepesertaannya sudah sesuai dengan ketentuan. Hal itu bisa dilihat dengan mengakses aplikasi yang telah disediakan oleh BP Jamsostek. “Pekerja sekarang kan muda dan pintar – pintar. Mereka juga bisa melihat di aplikasi JHTnya berapa, sesuai dengan upah yang diterima,” pungkasnya.

Baca Juga: Telkom Dukung Digitalisasi Sektor Peternakan dengan IoT Smart Poultry Platform Antares

Halaman:

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mobil Listrik Lebih Hemat, Ramah Lingkungan

Minggu, 5 Februari 2023 | 19:00 WIB

Perubahan UMB XL Axiata dari *123# ke *808#

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:30 WIB

Digital Ethics Dibutuhkan dalam Bermedia Masa Kini

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:00 WIB
X