BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Ribu Nelayan Jawa Tengah untuk Jadi Peserta

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:50 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Ribu Nelayan Jawa Tengah untuk Jadi Peserta (MC Kabupaten Belu)
BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Ribu Nelayan Jawa Tengah untuk Jadi Peserta (MC Kabupaten Belu)

POJOKSEMARANG.COM - BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggencarkan kepesertaan dari warga yang berprofesi informal termasuk nelayan. Hingga kini tercatat sebanyak 153 ribu nelayan di Jateng telah terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek.

Kepala dinas kelautan perikanan Jawa Tengah – Fendiawan Tiskiantoro mengatakan, pada tahun depan pihaknya menargetkan penambahan nelayan yang tercover program jamsostek sebesar 10 ribu orang.

“Tentunya dengan terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek, nelayan sebagai pelaku usaha dapat terjamin keselamatannya selama melakukan aktivitas di laut,” ungkapnya
Ia mengakui tidak mudah mendorong nelayan untuk mengikuti program BP Jamsostek, mengingat mereka terbiasa menghadapi tantangan bahaya dilaut. Untuk itu pada tahun pertama iuran kepesertaan di BP Jamsostek ditanggung oleh pemerintah, setelah itu mereka diharapkan bisa membayar iuran secara mandiri.

Baca Juga: Kebebasan Pers Jangan Diisi Pelanggaran Yang Memperburuk Citra Wartawan

“Memang agak susah, karena mereka ilang sudah terbiasa melaut. Jadi iuran tahun pertama dibayarkan pemerintah, diharapkan tahun berikutnya mereka bisa mandiri,” kata FEndiawan.

Untuk memastikan mereka tetap aktif sebagai peserta BP Jamsostek, pihaknya mewajibkan setiap anak buah kapal (ABK) yang berangkat melaut sudah terdaftar di BP Jamsostek.

“kita sosialisaikan di pelabuhan, bahwa setiap kapal yang berangkat ABKnya sudah tercover jamsostek,” katanya.

Saat ini kata Fendiawan, pemerintah provinsi juga tengah menggodog peraturan daerah tentang nelayan dan pergaraman. Diharapkan dengan perda ini pemerintah akan lebih mudah dalam memberikan bantuan untuk melindungi para nelayan yang saat ini jumlahnya mencapai 172 tibu lebih orang.

“kita sedang godog perda sehingga nantinya pemerintah lebih mudah memberikan bantuan ke nelayan,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Haris Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mobil Listrik Lebih Hemat, Ramah Lingkungan

Minggu, 5 Februari 2023 | 19:00 WIB

Perubahan UMB XL Axiata dari *123# ke *808#

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:30 WIB

Digital Ethics Dibutuhkan dalam Bermedia Masa Kini

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:00 WIB
X