• Sabtu, 10 Desember 2022

CSR Telkomsel Tentang Digitalisasi Pertanian Sasar Petani Karanyangar

- Sabtu, 24 September 2022 | 05:54 WIB
CSr Telkomsel dalam penerapan IoT menyasar petani di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. (foto:ist)
CSr Telkomsel dalam penerapan IoT menyasar petani di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. (foto:ist)

POJOKSEMARANG.COM - Telkomsel berkomitmen terus memberikan dampak sosial positif melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Tahun ini melalui Program Baktiku Negeriku menitik beratkan pada sektor pertanian dengan metode pertanian presisi yang merupakan sistem pertanian menyasar masyarakat di Desan Jati Jateng Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

Penerapan internet of things (iot) pada sektor pertanian presisi menjadi gagasan baru yang harus dikembangkan dan  tepat untuk direalisasikan di sektor pertanian melalui sebuah platform pertanian yang dimiliki yaitu  Telkomsel Digital Food Ecosystem (DFE).

Telkomsel DFE merupakan platform yang berfokus menjembatani teknologi yang memungkinkan praktik pertanian pintar melalui pertanian presisi, digitalisasi, data berbasis analitik, dan traceability untuk meningkatkan prodiktivitas , sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani , membuka transparansi pasar rantai pasokan dan akses layanan keuangan.

Baca Juga: Menuai Polemik, Program Konversi Kompor LPG ke Kompor Listrik Tidak Diberlakukan Tahun Ini

Bertempat di GOR Desa Jati, Jaten, Karanganyar Telkomsel menggelar pelatihan dan demo pertanian dengan teknologi Internet of Things (IoT) dengan menghadirkan Head of Business and Growth Digital Food Ecosystem Telkomsel, Maureen Imelda dan Pendiri Pendawa Kecana Multi Farm Gembong Danudiningrat yang diikuti oleh ratusan petani dan jajaran pemerintah setempat.

“Hari ini kami memberikan penyediaan digital center, pelatihan bagi para petani, serta  bantuan teknologi IoT bidang pertanian berupa pengujian kesuburan, monitoring budidaya, pengamatan kesehatan tanaman serta  penyiraman pupuk menggunakan drone. Ini semua merupakan salah satu wujud kepedulian Telkomsel terhadap para petani untuk mendorong ketahanan pangan Indonesia,” kata General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry P Santoso, Jumat (23/9/22).

Pertanian presisi dengan memanfaatkan teknologi ini telah dilakukan di beberapa tempat seperti Sleman dan Demak, hasilnya bisa meningkatkan produktifitas lahan 4-7 %, menghemat biaya pupuk 50-90%, menghemat biaya tenaga 17% dan hemat waktu pengerjaan 96 %.”

Telkomsel berharap program ini dapat mempertegas komitmen Telkomsel dalam membangun negeri melalui pemanfaatan teknologi di bidang pertanian dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat luas,” tandasnya. (***)

Editor: Alkomari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Resmikan KA Blambangan Ekspres

Senin, 5 Desember 2022 | 19:50 WIB

PLN Siap Salurkan Listrik 50.2 MVA

Senin, 5 Desember 2022 | 18:00 WIB

JNE 32 Tahun Kobarkan Semangat Bangkit Bersama

Rabu, 30 November 2022 | 10:00 WIB
X