• Minggu, 2 Oktober 2022

Digester Biogas Wujudkan Kedaulatan Energi di Jawa Tengah Hingga Tingkat Pedesaan

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 13:01 WIB
disaster biogas untuk mewujudkan kedaulatan energi hingga tingkat desa di jawa tengah (foto:jatengprov)
disaster biogas untuk mewujudkan kedaulatan energi hingga tingkat desa di jawa tengah (foto:jatengprov)

POJOKSEMARANG.COM - Pemprov Jateng melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mewujudkan kedaulatan energi hingga tingkat desa. Hingga kini Jateng telah  menyalurkan bantuan sebanyak 270 digester biogas tersebar di seluruh Jawa Tengah sejak 2018. 

Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan, Gubernur Ganjar telah menetapkan tekad untuk mewujudkan kedaulatan di bidang ekonomi dan bidang energi, serta air dan pangan. Untuk itu, bantuan digester biogas merupakan salah satu upaya program, guna mendukung tujuan tersebut.

“Beliau (Ganjar) mengatakan kita harus berdaulat di bidang ekonomi, berdaulat di bidang energi, air dan pangan. Maka, ada desa mandiri energi, artinya bagaimana desa itu membangkitkan energi, membakar energi, dan menggunakan energi dari potensi yang dimiliki. Biogas salah satunya,” ujarnya, seperti yang dikutip dari laman jatengprov.

Dikatakan, biogas merupakan program energi baru terbarukan dalam membangun kekuatan energi dari potensi sumber daya alam, atau bahkan dari limbah sekalipun.

Baca Juga: SMK Bina Mandiri Dipilih Astra Honda Motor Terapkan Belajar TEFA Pendidikan Vokasi

“Salah satunya yang kita kembangkan, yang kita sebut biogas. Yakni yang berasal dari kotoran ternak maupun limbah industri rumah tangga, atau limbah industri yang berpotensi untuk menghasilkan biogas,” paparnya.

Dari 2018 sampai 2021 pihaknya telah menyalurkan bantuan digester biogas total sebanyak 157 unit, dan tersebar di seluruh daerah di JawaTengah. Dan, pada 2022 ditingkatkan lagi, sehingga bertambah 113 unit.

“Di tahun awal kok sedikit dibanding tahun selanjutnya, padahal anggarannya tidak lebih besar? Karena ada model yang kita kembangkan di tahun 2021 mulai dengan pemberdayaan peternak dan industri rumah tangga tahu. Jadi, sekarang sudah banyak yang meminta, kita sebut padat karya untuk biogas. Kita bantu aspek peralatan dan teknologi, rakyat yang gotong royong,” imbuhnya.

Dengan adanya bantuan digester biogas, akhirnya masyarakat bisa mandiri pada aspek biogas. Sudjarwanto menunjuk hasil sejumlah rumah tangga mulai bebas dari pembelian gas elpiji. Di satu sisi ternak menghasilkan daging dan susu, kotorannya sekarang lebih cepat dan hasilkan gas yang bisa dipakai untuk memasak.

Halaman:

Editor: Alkomari

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SIG Raih Tiga Penghargaan Dari Kementerian ESDM

Jumat, 30 September 2022 | 18:10 WIB

Pemeliharaan Keypoint, PLN Lakukan Gelar Peralatan

Kamis, 29 September 2022 | 18:57 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 20:00 WIB

Beam Luncurkan Sepeda Listrik Sewaan di Kota Semarang

Sabtu, 24 September 2022 | 20:31 WIB

Penyaluran Operasi Pasar Bulog Jateng Tembus 67.000 Ton

Sabtu, 24 September 2022 | 15:19 WIB
X