• Minggu, 2 Oktober 2022

KUR BRI Dinilai Sejahterakan Masyarakat, Realisasi Penyaluran Januari - Mei Capai Rp104,5 Triliun

- Jumat, 29 Juli 2022 | 09:37 WIB
KUR BRI dinilai berhaisl tingkatkan kesejahteraan masyarakat. (foto:bumn)
KUR BRI dinilai berhaisl tingkatkan kesejahteraan masyarakat. (foto:bumn)

POJOKSEMARANG.COM - BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini  secara nasional dari Januari hingga Mei sebesar Rp104,5 triliun. Sedangkan kuota KUR yang didapat BRI tahun ini sebesar Rp260 triliun.

Sementara itu, pada 2021 kuota KUR BRI dinaikan menjadi Rp195,59 triliun, dengan realisasi penyaluran Rp194,9 triliun. Pada 2020 alokasi penyaluran KUR BRI mencapai Rp140,2 triliun dengan realisasi Rp138,5 triliun.

Melalui penyaluran KUR, BRI dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan.

Temuan tersebut dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam risetnya yang menyebut program stimulus pemerintah ini memperkuat geliat sosial di kala pandemi. Riset tersebut melibatkan sampel dengan proporsi 50% segmen mikro, 30% segmen kecil dan 20% segmen super mikro, melalui 5 sektor produksi. Sekitar 57,62 % responden merupakan pelaku usaha yang berada di Pulau Jawa dan 42,38% di luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Jadwal Tanding Arema FC vs PSIS Semarang Alami Perubahan Jam Kickoff

Hasilnya, penyalur KUR, terutama oleh BRI, memberikan dampak besar terhadap peningkatan berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Penyaluran KUR dinilai mampu mendongkrak kemampuan nasabah untuk mengembangkan usaha, memberikan dampak sosial yang tinggi, seperti meningkatnya kesejahteraan keluarga, dan dampak lanjutan terhadap komunitas usaha.

Dari aspek sosial, sebanyak 29,63% nasabah mengalami peningkatan kemampuan dalam membiayai pendidikan keluarganya. Selanjutnya, 27,33% juga menyatakan mengalami peningkatan kemampuan dalam membiayai dana kesehatan keluarga usai mendapat kucuran KUR.

Direktur Utama BRI Sunarso (Jakarta 28/07) menyebut perseroan senantiasa mempertajam fokus di sektor UMKM melalui strategi Go Smaller, Go Shorter dan Go Faster. Hal ini didasari tingginya dampak sosial dari penyaluran KUR yang dilakukan BRI.

Karena melalui KUR, usaha mereka yang hampir berhenti pada saat pandemi dapat dipertahankan. Sehingga mendapatkan pemasukan yang sebagian digunakan untuk membiayai pendidikan anak dan kesehatan anggota keluarga. Bagi nasabah KUR, lanjut Sunarso, setidaknya dapat mempertahankan usahanya karena ada suntikan permodalan baru.

Halaman:

Editor: Alkomari

Sumber: bumn.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SIG Raih Tiga Penghargaan Dari Kementerian ESDM

Jumat, 30 September 2022 | 18:10 WIB

Pemeliharaan Keypoint, PLN Lakukan Gelar Peralatan

Kamis, 29 September 2022 | 18:57 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 20:00 WIB

Beam Luncurkan Sepeda Listrik Sewaan di Kota Semarang

Sabtu, 24 September 2022 | 20:31 WIB

Penyaluran Operasi Pasar Bulog Jateng Tembus 67.000 Ton

Sabtu, 24 September 2022 | 15:19 WIB
X