• Minggu, 2 Oktober 2022

Pertamina Serius Kembangkan Kawasan Wisata Mangrove Pertama di Semarang

- Rabu, 27 Juli 2022 | 18:03 WIB
- WISATA MANGROVE- Kelompok binaan CSR Pertamina dari Kota Semarang melakukan studi banding pengembangan kawasan wisata mangrove Karangsong, yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu hingga Jumat (20-22/7/2022). Foto : (Hariseff)
- WISATA MANGROVE- Kelompok binaan CSR Pertamina dari Kota Semarang melakukan studi banding pengembangan kawasan wisata mangrove Karangsong, yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu hingga Jumat (20-22/7/2022). Foto : (Hariseff)

POJOKSEMARANG.COM Pertamina menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan kawasan wisata edukasi mangrove pertama di Kota Semarang, tepatnya yang berada di Dusun Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara. Hal itu ditunjukkan dengan melakukan studi banding yang dijalankan oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ke lokasi Wisata Mangrove Karangsong, yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu hingga Jumat (20-22/7/2022).

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan, kegiatan diikuti sedikitnya 30 orang yang terdiri dari anggota Kelompok Peduli Lingkungan Camar dan Kelompok Usaha Bersama Merah Delima sebagai pengelola kawasan wisata edukasi Mangrove Pertamina di Tambakrejo, Semarang.

“Kedua kelompok masyarakat tersebut merupakaan binaan kami yang ada di sekitar salah satu unit operasi kami, yaitu Integrated Terminal Semarang. Kelompok Camar fokus kepada kegiatan pelestarian tanaman mangrove, sementara kelompok Merah Delima berfokus pada kegiatan usaha produk olahan mangrove,” kata Brasto.

Menurutnya, kunjungan studi banding ke kawasan wisata mangrove di Karangsong merupakan salah satu bentuk peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola tanaman mangrove, tidak hanya untuk pelestarian alam tapi juga untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Wisata Mangrove Karangsong merupakan salah satu kawasan desa wisata mangrove terbaik yang ada di Indonesia, di mana pengelolaannya berbasis pemberdayaan kelompok masyarakat, dalam hal ini melalui program CSR dari Refinery Unit Balongan PT Kilang Pertamina Internasional,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, secara geografis lokasi kawasan mangrove Karangsong dan Tambakrejo memiliki kesamaan, yaitu sama-sama berada di sisi utara pulau Jawa. Sehingga, memungkinkan karakteristik alam yang tidak jauh berbeda.

“Untuk itu kami berharap kelompok binaan kami dapat menyerap ilmu pengetahuan maupun pengalaman tentang bagaimana teknik penanaman dan pemeliharaan mangrove yang benar hingga inovasi dalam mengembangkan produk olahan turunan mangrove untuk tambahan pendapatan,” ujar Brasto.

Juraimi, Ketua Kelompok Peduli Lingkungan Camar menceritakan pengalamannya di tengah-tengah kegiatan studi banding. Ia mengaku senang dapat mempelajari banyak hal terkait pengelolaan tanaman mangrove yang mampu memberikan keuntungan ekonomi.

“Ternyata dari tanaman mangrove yang kita tanam ada banyak sekali olahan produk yang memiliki nilai jual, seperti dodol, keripik peyek, kopi, nugget, sirup, wedang, dan sebagainya,” tukas Juraimi.

Halaman:

Editor: Haris Effendi

Tags

Terkini

SIG Raih Tiga Penghargaan Dari Kementerian ESDM

Jumat, 30 September 2022 | 18:10 WIB

Pemeliharaan Keypoint, PLN Lakukan Gelar Peralatan

Kamis, 29 September 2022 | 18:57 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 20:00 WIB

Beam Luncurkan Sepeda Listrik Sewaan di Kota Semarang

Sabtu, 24 September 2022 | 20:31 WIB

Penyaluran Operasi Pasar Bulog Jateng Tembus 67.000 Ton

Sabtu, 24 September 2022 | 15:19 WIB
X